Hy Cumulus !

Sering liat awan dilangit ?
Atau mungkin pas jalan-jalan , pulang atau pergi sekolah ?
Apa yang kalian pikirkan dan kalian rasakan ?

Gue sering banget liat awan pas pulang dan pergi sekolah , ga jarang pagi-pagi sekitar pukul 06.30 an gitu udah nangkring aja layangan gede di atas , gue gatau siapa yang main layangan sepagi itu ~ *OOT

Well, back to the topic , apa yang ada diawan ?

Gue rasa banyak hal yang bisa gue dapet dari si bulu domba melayang itu , banyaaaaaak banget ,sebagian kecil hal itu seperti :

•Ketenangan
Gue merasa tenang , bahkan merasa sangat tenang sampai-sampai gue ga sadar lagi ada dimana dan siapa nama gue *Hiperbola* ketenangan yang ga gue dapet dimana pun , bahkan sebagai musicphile gue rasa music juga ga bisa ngalahin the power of clouds 🙂

•Keindahan
Gue rasa awan itu adalah salah satu ciptaan Tuhan yang indah , gue suka banget liat bentuk-bentuk awan , si kumulus yang bergelombang bak bulu domba yang lembut selembut sutra . I could imagine it , how soft them like my mother hug :3

•Reminder Of My Dream
Tiap gue liat awan , gue jadi inget cita-cita gue yang setinggi awan kumulus, kenapa setinggi awan kumulus, kok rendah si ?
Karena gue ngerasa gue ga ada skill di bidang apapun , gue males menggali potensi yang ada pada diri gue , gue seorang bad talker , gue bahkan terbata-bata saat bicara didepan teman kelas gue , ga jarang gue lupa argumen apa yang bakal gue sampein , gue kadang nangis karna ga bisa ngerjain soal matematika yang sebegitu standar nya , cengeng ?! Ga masalah selama gue ga merugikan orang lain , so just judge me even assume me as you want , simple right 🙂

•Melancholic Maker
Selain buat reminder , si awan juga bikin gue sedih , kadang ketika gue liat awan , gue berpikir

-apa gue bisa capai cita-cita gue setinggi si kumulus yang bahkan rendah diantara awan-awan yang lain itu ?

-apa gue bisa dengan keadaan atau kondisi yang seperti ini ?

-apa gue bisa jadi *Tiiiiiiiit* dengan skill yang sebegini ceteknya , yang bahkan ikan pun bakalan mati karna kedangkalannya .

-apa gue bisa masuk Univ *Tiiiiiit* dengan gue yang begini , yang ga hapal perkalian ?! *Btw I’m not a liar* ._.

-apa gue bisa ngebahagiain kedua orang tua gue kelak ?

Nah ! point terakhir itu kadang bikin bulu mata gue basah , bukan basah karena eyeliner atau maskara ya !
But it was the tears !

Bahkan selain punya kebiasaan bernyanyi riang saat mengendarai motor gue , gue juga punya kebiasaan lain ,sebut saja bermelankolis ria. Yah ! Bermelankolis ria dibalik helm atau lebih tepatnya kaca helm yang gue pake .!
Gue baru sadar akan benefit punya helm yang kacanya gelap seperti itu , 😀 gue bisa bebas berekspresi , selepas-lepasnya ! Bagai berlari-lari di padang stepa sambil melantunkan nyanyian. ” I feel free ” Fyuuuh !

•Rasa Syukur
Gue bersyukur gue bisa melihat keindahan awan , dan ciptaan Tuhan yang lainnya , awan juga ngingetin gue buat selalu bersyukur , bahwa gak semua orang bisa menikmati keindahan seperti ini , so I just feel so lucky for having all things of mine 🙂

•Arrogance Preventive
Awan juga bikin gue berpikir bahwa diatas awan masih ada awan 😀 itu seperti statement diatas langit masih ada langit , kalian tau lah essensi nya apa 🙂 karena gue pernah ngerasa gue anak yang lumayan (dengan skill dangkal dan cetek ini) , seketika gue inget dan melihat tingkatan awan itu , seketika juga gue ngerasa malu , malu yang teramat sangat !

•Refreshing
Ketika gue liat awan , gue ga segan menghirup panjang nafas gue , gue ngerasa adanya hal yang sangat nyaman bahkan tak jarang yang gue hirup itu asap knalpot, asap knalpot berwarna hitam produksi mobil yang ada di depan saat pergi atau pulang sekolah ,yang mungkin saat itu bikin lobang idung gue lebih berwarna hitam pekat dan terlihat bigger :v
Jadi gue ngerasa udara jadi hal yang bisa bikin gue more fresh ketika liat si awan , and I dunno why ?

•Motivasi
Sekarang gue yakin gue bisa mencapai semua yang gue mau , asal gue juga mau berusaha dan berdoa , bahkan dengan kumulus gue bisa mencapai si sirus yang membuat fenomena halo yang indah 🙂 you must be known what I mean 🙂

Bahkan dengan si sirus, gue mungkin bisa lebih tinggi lagi 😀
Mungkin bakalan sampe ke lapisan troposfer , kemudian stratosfer , lalu mesosfer , trus termosfer dan akhirnya eksosfer 😀

Ibaratnya si Kumulus adalah anak tangga pertama , 🙂 sebagai elevator dikehidupan gue kelak , yang masih menjadi rahasia alam dan rahasia Tuhan . . .

Don’t Forget Give Your Comment About This , Your Comment Is My Spirit For Writing 😉

Advertisements

2 thoughts on “Hy Cumulus !”

    1. Ahaha thanks for visiting Steve :3 :v

      I think u need a space for that word Steve , I mean “Perawanan” it was so absurd , you must be known what I mean :v just write it like this “Per-
      awanan” aahhahaah

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s